Apa Itu cPanel?
cPanel adalah sebuah control panel hosting berbasis Linux untuk mengelola semua sumber daya website, seperti file management, domain management, email, SSL, dan masih banyak lagi. Adanya cPanel ini akan memudahkan pengguna mengatur sisi server dari website tanpa perlu pengetahuan teknis yang mendalam.
cPanel menyediakan navigasi, link, tombol, serta grafik yang mudah dimengerti sehingga seluruh konfigurasi dapat diatur dengan mudah melalui satu tempat saja. Tanpa adanya cPanel, pemilik website hanya bisa mengelola resource website mereka secara manual, yaitu menggunakan Command Line Interface (CLI) yang harus memahami bahasa pemrograman.
Adapun beberapa fungsi dan area yang bisa dikelola melalui cPanel, di antaranya:
1. Mempermudah pengelolaan web hosting.
2. Mempermudah pengelolaan domain dan subdomain.
3. Organisasi file-file website.
4. Menyederhanakan pencarian dan backup file.
5. Manajemen keamanan, pemasangan SSL, dan pengelolaan password.
6. Instalasi software seperti WordPress, Moodle, Joomla dan lain sebagainya.
7. Manajemen akun email.
8. Mengatur PHP dan database website.
9. Memantau penggunaan resource hosting.
Fitur-fitur cPanel.
1. File management
Fitur file management cPanel memungkinkan kamu mengelola file yang tersimpan di server hosting. Ini meliputi seluruh file yang ada pada website, di mana pengelolaannya mencakup mengunggah, mengunduh, mengedit, membuat, menyalin, dan mengelola izin akses ke file/folder.
2. Email management
Selain manajemen file, cPanel juga memiliki fitur email management untuk mengelola email yang terhubung dengan situs. Ini termasuk pembuatan email bisnis/profesional, misalnya “support@dewaweb.com”. Selain itu, email management juga memungkinkan kamu mengotomatisasi tugas-tugas terkait email lainnya, seperti menyaring spam, menjadwal dan meneruskan email.
Berikut menu-menu utama pada fitur email management:
• Email Accounts: Membuat dan mengonfigurasi email client.
• Forwarders: Mengatur jalur email yang diterima.
• Email Routing: Meneruskan email ke server tertentu.
• Autoresponders: Mengatur balasan email secara otomatis.
• Mailing List: Membuat daftar email untuk keperluan broadcast.
• Track Delivery: Menampilkan status pengiriman email.
• Email Filters: Menyaring email masuk dengan ketentuan-ketentuan tertentu.
• Email Deliverability: Mengidentifikasi DNS email.
Spam Filters: Menyaring email yang berpotensi spam.
3. Domain management
Domain management merupakan fitur yang berhubungan dengan pengelolaan domain. Ini mencakup menambah, menghapus, serta mengatur domain dan subdomain. Selain itu, domain management juga dapat digunakan untuk mengonfigurasi migrasi domain, mengatur izin akses ke folder domain, hingga mengelola DNS.
4. Database management
Fitur database management pada cPanel menyediakan alat untuk mengelola database MySQL, PostgreSQL, atau phpMyadmin. Fitur ini memungkinkan kamu menyimpan data penting seperti username dan kata sandi, serta membuat, menghapus, dan mengelola pengguna beserta hak akses database-nya.
5. Security management
Fitur security management cPanel menyediakan keamanan yang cukup lengkap, mulai dari pemasangan sertifikat SSL/TLS, manajemen FTP, firewall, ImunifyAV, dan banyak lagi. Seluruh fitur tersebut berguna untuk melindungi website dari berbagai potensi serangan virus atau malware.
6. Metrics
Fitur Metrics menyediakan alat untuk menganalisis kinerja website berdasarkan statistik trafik web, resources server, dan lainnya. Ini penting bagi pemilik situs karena statistik tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki fitur-fitur pada website sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna (User Experience/UX).
7. Backup
Fitur backup sebenarnya sudah ada di dalam File Management, namun kamu juga dapat meng-install aplikasi dengan fungsi serupa yang lebih powerful seperti JetBackup. Dengan alat ini, kamu dapat mencadangkan banyak file penting termasuk backup akun, file, cron job, database, email, hingga settingan atau konfigurasi cPanel yang telah dibuat.
Created by. Annisa deswita 12 TKJ 2
Komentar
Posting Komentar